Kenapa Bendera Indonesia Berwarna Merah dan Putih?

Jelang 17 Agustus 2015. 70 tahun Indonesia Merdeka.

Pernahkah kalian berpikir dari mana asal muasal bendera merah putih Indonesia? Jawabannya adalah bukan dari peristiwa penyobekan bendera Belanda di hotel Yamato, karena kejadian itu terjadi setelah Indonesia merdeka. Dan bukan juga dari hasil buatan Fatmawati, yang katanya adalah kombinasi seprai putih dan kain merah polos milik seorang tukang soto langganan keluarga Soekarno yang tak tercatat namanya dalam sejarah.

Lantas dari manakah bendera merah putih berasal?

Bendera merah putih pertama kali berkibar pada tahun 1292 oleh Jayakatwang ketika berperang melawan Raden Wijaya dan ketika berperang melawan kekuasaan Kertanegara dari kerajaan Singosari. Sumber lain menyebutkan bahwa warna merah-putih diambil dari panji kerajaan Majapahit pada abad ke-13. Akan tetapi ada pendapat bahwa pemuliaan terhadap warna merah dan putih dapat ditelusuri akar asal-mulanya dari mitologi bangsa Austronesia mengenai Bunda Bumi dan Bapak Langit. Keduanya dilambangkan dengan warna merah (tanah) dan putih (langit). Ada juga yang menyebutkan filosofi warna merah-putih berasal dari matahari dan bulan. Matahari memiliki sinar atau cahaya yang dilambangkan dengan warna merah. Sedangkan bulan memiliki sinar yang dilambangkan dengan warna putih. Selain itu, ada juga filosofi mengenai dua sumber utama makanan manusia, yakni hewan dan tumbuhan. Hewan, diartikan memiliki darah yang berwarna merah sedangkan putih berasal dari getah tumbuhan. Dan masih banyak lagi sumber yang menyebutkan tentang penggunaan warna merah-putih di berbagai daerah seperti Aceh, Solo, Minangkabau, bahkan di Eropa.

Demikian ulasan singkat mengenai asal sebenarnya dari bendera negara Indonesia kita tercinta. Semoga kita bisa semakin meresapi nilai-nilai bangsa yang luhur dan menjadikannya lebih baik di usia negara yang telah 70 tahun ini. aamiin..

Comments

Popular posts from this blog

Keuntungan dan Kerugian Diplomasi dan Konfontrasi pada Masa Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

Siapa itu: Abdulkadir Widjojoatmodjo dan Sultan Abdulhamid II (Sultan Hamid II)