#sedikitrangkaiankata 54: Perjalanan, molekul 1

Setelah sekian hari mangkir dari blog, dan sama sekali tidak sempat mengetik sesuatu di laptopku yang mengoperasikan sistem Windows 10 dan Office ProPlus 2016, setelah melakukan perjalanan panjang: Bekasi-Bandung-Merak-Lampung-Merak-Jakarta, aku sedang beristirahat di rumah kerabatku di Jakarta Selatan. Kebetulan ternyata kojingku dibawa oleh ayahku yang baru saja menyelesaikan urusannya di Pamulang, Tangsel. Kusempatkan untuk menyambung nyawa blogku ini.


Banyak pelajaran yang sudah kuteguk manis pahitnya dari perjalanan ini. Aku teringat liburan semester 2 yang lalu, ketika bulan Ramadhan menghiasi, dengan puncaknya hari raya Idul Fitri, dan kemudian menjalani petualangan lagi di madrasah tercinta: MAN Insan Cendekia Serpong. Nanti akan kuceritakan tentang liburan Ramadhanku dulu. Semoga kalian berminat membacanya.
Biarlah kali ini aku menyinggung perjalananku bersama Ayah ke kampung halamannya: Kota Udang, Cirebon, Kota Cirebon (karena sama seperti tempatku menetap, Bekasi, tidak cukup menyebutnya hanya Bekasi. Ada Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Keduanya memiliki perbedaan yang cukup kontras). 3 hari yang penuh perenungan namun juga terisi kebahagiaan.
Aku memulai perjalanan bersama Ayah naik bus. Sebelum deal soal harga, Ayah sempat malas meladeni salah satu kernet bus menuju Kota Cirebon. Ayah sudah jelas menolak, karena harganya tak logis: Rp150.000. Naik 200% dari semula. Itu bus ekonomi. Jelas, aku yang sedari awal menunggu saat Ayah cas-cis-cus dengan Bahasa Cirebon tanpa suara juga ikut tertohok. Seenaknya saja memanipulasi harga.
Jika itu sudah cukup menceritakan awal perjalananku dan Ayah yang menantang, hal itu terus berlanjut saat bus sudah keluar dari gerbang tol Cikampek. Sial betul, si sopir dan kernetnya bilang kalau bus akan dilajukan lewat tol Cipali. Namun mereka ingkar: malah keluar pas Cikampek. Ingin rasanya aku mendamprat mereka. Picik sekali. Tapi sudahlah, baru saja lebaran.
Tak perlu detil berujar tentang kegiatanku kala di Cirebon. Aku asyik saja berkutat dengan kojing yang kubawa: kojing milik Ayah, yang membawa SO (Sistem Operasi) Windows 7 Pemula dan Office ProPlus 2010. Aku tidak ada semangat menulis, main gim saja. Maka lebih baik aku ceritakan tentang perjalanan pulang dari Cirebon menuju... hmm...
(bersambung)

Comments

Popular posts from this blog

Keuntungan dan Kerugian Diplomasi dan Konfontrasi pada Masa Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

Siapa itu: Abdulkadir Widjojoatmodjo dan Sultan Abdulhamid II (Sultan Hamid II)