#sedikitrangkaiankata 64: Insan Cendekia: Permulaan

Semua dimulai tanggal 28 Juni 2014. Hampir tiga tahun lalu.

Ini tentang permulaan sebelum melangkah masuk ke salah satu kawah candradimuka bagi anak-anak lulusan SMP sederajat.

Ini adalah tulisan pertama yang saya tulis di binder saya.


Malam ini. Malam ini pernah kurasakan sebelumnya. Perasaannya. Rasa yang sama.

Waktu itu tanggal 17 Mei. Semua rasa bercampur aduk, bagai gado-gado yang karet di bungkusnya tiga buah---saking pedasnya.

Tidak pernah kuduga-kusangka-kukira sebelumnya---like an unbelievable reality---esok hari adalah sesuatu yang tak akan pernah terjadi tanpa kehendak Allah. Setelah segala usaha, doa, dan rasa pasrah tercurah, akhirnya kudapatkan hasil yang juga diinginkan oleh 3.662 anak lain di seluruh penjuru Nusantara.

Aku masih teringat hari itu--pagi itu tepatnya---tanpa rasa khawatir (tapi tetap cemas) sedikit pun, kubuka laman pendaftaran MAN IC. Dan apa yang kujumpa? Satu hal yang juga dijumpa oleh 119 anak lainnya.
Yah... hari itu, sampai kapan pun, takkan pernah terbias oleh hal apa pun. Titik balik perjuanganku menempuh pendidikan tiga tahun di MTsN 2 Kota Bekasi.

Kini aku tinggal terus bermunajat kepada Allah swt., untuk hari-hari yang belum pernah tersirat sebelumnya, yang akan menguji semua aspek dalam diriku.

RENCANA ALLAH MEMANG INDAH. "Pejamkan matamu!," batinku dalam hati.
Pukul 23.35. Saat baru selesai mengepak baju.

----------------------------------------------------------------
Tulisan bertema "Insan Cendekia" akan menjadi rangkaian tulisan saya yang pertama di dalam #sedikitrangkaiankata. Selanjutnya: I-Care.

Comments

Popular posts from this blog

Keuntungan dan Kerugian Diplomasi dan Konfontrasi pada Masa Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

Siapa itu: Abdulkadir Widjojoatmodjo dan Sultan Abdulhamid II (Sultan Hamid II)